Pengertian dan Fungsi Ethernet Hub Lengkap

Pengertian dan Fungsi Ethernet Hub Lengkap

Secara sederhana fungsi Ethernet Hub adalah sebuah perangkat titik koneksi umum beberapa perangkat dalam jaringan. Hub umumnya digunakan untuk menghubungkan segmen LAN. Sebuah hub pasif hanya berfungsi sebagai saluran untuk data, yang memungkinkan data untuk pergi dari satu perangkat komputer (atau segmen) ke komputer yang lain.

Ada juga smart hub yang mempunyai fitur tambahan termasuk memungkinkan administrator untuk memonitor lalu lintas yang melewati hub dan men-konfigurasi port masing-masing hub. Jenis ketiga dari hub disebut juga hub switching, benar-benar membaca alamat tujuan dari setiap paket dan kemudian meneruskan paket ke port yang benar.

Karakteristik Umum Fungsi Ethernet Hub

Hub adalah sebuah kotak persegi panjang kecil, yang menggabungkan beberapa komputer atau perangkat jaringan lainnya secara bersama-sama untuk membentuk satu segmen jaringan. Pada segmen jaringan, semua komputer dapat berkomunikasi langsung satu sama lain. Hub Ethernet sejauh ini merupakan jenis paling umum, tetapi hub jaringan jenis lain seperti USB juga ada.

Hub mencakup serangkaian port yang masing-masing menerima kabel jaringan. Hub yang paling kecil adalah 4 port untuk jaringan empat komputer. Hub yang lebih besar berisi 8, 12, 16, dan bahkan mencapai 48 port.

Fitur Utama dari Fungsi Ethernet Hub

Hub diklasifikasikan sebagai perangkat Layer 1 dalam model OSI. Dari segi fisik, hub dapat mendukung jaringan canggih. Namun hub tidak dapat membaca data yang melewatinya dan tidak dapat mengenali sumber atau tujuan. Pada dasarnya, sebuah hub hanya menerima paket yang datang mungkin menguatkan sinyal listrik, dan kemudian melanjutkan paket ini ke semua perangkat pada jaringan

Secara teknis, Fungsi Ethernet Hub ada tiga jenis, yaitu:

  1. Pasif Hub
  2. Aktif Hub
  3. Smart Hub
  • Pasif Hub tidak memperkuat sinyal listrik dari paket yang datang sebelum penyaluran keluar ke jaringan. Hub aktif di sisi lain, merupakan perangkat jaringan khusus yang sering disebut repeater. Beberapa orang menggunakan istilah konsentrator ketika mengacu pada sebuah Fungsi Ethernet hub pasif dan multiport repeater ketika mengacu ke hub aktif.
  • Smart Hub menambahkan fitur ekstra untuk hub aktif terutama untuk bisnis. Sebuah smart hub biasanya adalah stackable (dibangun sedemikian rupa sehingga beberapa unit dapat ditempatkan satu di atas yang lain untuk menghemat ruang). Smart Hub juga biasanya mencakup kemampuan manajemen remote dan dukungan virtual LAN (VLAN).

Hub Apa yang Bagus?

Beberapa faktor menentukan kegunaan Fungsi Ethernet hub adalah jumlah port, rating bandwidth, dan reputasi dan tentunya kualitas produk. Untuk jaringan rumah sederhana, hub empat-port sudah cukup untuk membangun LAN sederhana.

Hub 8 port biayanya dua kali lipat daripada port empat, tetapi jika ruang lingkup untuk pengembangan adalah pertimbangan, tidak ada salahnya membeli ethernet hub yang 8 port.

Hub 4 port yang paling murah mendukung 10 Mbps Ethernet. 10 Mbps sudah cukup untuk sharing dasar baik modem, kabel tradisional dial-up, dan layanan Internet DSL. Jadi yang disebut hub 10/100 dukungan 10 Mbps dan koneksi 100 Mbps (Fast Ethernet). Ini adalah performa yang lebih tinggi dan terbukti sangat baik dan stabil dalam beberapa situasi.

Baca juga: Perbedaan Malware, Virus, Worm, Trojan, dan Spyware

Posting Komentar

Hak Cipta © 2021-2022

Abbox.ID